Sabtu, 26 Maret 2011

10 RAYUAN GOMBAL DAN CARA MENGATASINYA!


 
COWOK: sakit nggak?
CEWEK : Apanya?
CEWEK : waktu kamu jatuh dari surga...
***
Enggak sesakit waktu diseruduk sapi sih...

COWOK : Ehhh, ada yang ketinggalan nih...
CEWEK : APA?
COWOK : AKU!
***
Emang sengaja ditinggalin kok


COWOK: Boleh nanya jalan nggak?
CEWEK : Kemana?
COWOK : ke hati kamu...

***
Mmm.. lurus aja terus, kalo ada tembok lurus, kalo ada sungai lurus kalo udah sampe neraka nggak usah kabarin aku.


COWOK : maaf. Sekarang jam berapa ya?
CEWEK : jam 9 malem
COWOK : jam 9 malem? Jadi hari ini hari sabtu tanggal 21 desember 2010, jam 9 malem. Aku Cuma pengein mastiin aku inget kapan pertama kali ketemu kamu.
***
ingetin juga nomor sandalku ya...


COWOK : barusan matahari silau banget ya? Ehh, enggak deh. Ternyata itu senyum kamu.
***
Kamu pasti terobsesi punya pacar bintang iklan odol


COWOK: kamu percaya sama love at the first sight nggak? Kalau enggak, aku bisa pergi sebentar dan balik lagi...
***
sekalian nggak balik-balik, juga nggak apa-apa..


COWOK: hei, kamu lagi buka lowongan nggak?
CEWEK : buat apa?
COWOK : buat jadi pacar kamu...
***
buka, tapi kamu yang ke 9012, tunggu  umur ku yang ke 60 ya...


COWOK : Tadi cupid nelepon aku. Dia suruh aku bilangin kamu supaya nembaliin hati aku yang kamu curi dari dia
***
Ya ampun, baru aja aku mau goreng hati kamu..

COWOK : Ada yang salah nih sama hape aku, kok nomor kamu nggak ada disitu ya?
***
Wah rusak berarti, kasi aku aja gimana?

COWOK: boleh nggak, aku motret kamu?
CEWEK : ngapain?
COWOK : supaya santa tau persis apa yang aku pengen pas natal nanti...
***
bilang santa aku mau berlian 10 karat ya..

JADILAH ORANG SUKSES


 SUKSES! Itu ternyata satu kata dengan penuh macam makna. Maksudnya? Ya. iya. Maksudnya adalah sukses itu banyak maknanya. Nggak ngerti? Mari, biar saya jelaskan maksud dan tujuannya.
Om saya, pengen jadi sukses. Temen saya pengen jadi sukses. Kakak saya pengen jadi sukses. Pemulung saya pengen jadi sukses. Lho?
            Rata-rata orang-orang dengan ekonomi menengah kebawah (baca::sederhana dan miskin) pasti pengen jadi sukses. Trus kalo orang dengan ekonomi menengah ke atas (baca:: kaya, nggak kekurangan uang) pengen jadi apa ya? mungkin pengen jadi miskin. Kalo bener hal ini perlu diamini sama orang miskin. Bisa tukeran nasib nih.
            Bagi kalian-kalian yang marasa pernah pengen jadi orang sukses, makna sukses yang kalian maksud itu apa sih? SUKSES jadi kayakah?”, “punya jabatan tinggikah?” atau apa?
            Dan, saat ini banyak sekali motivator-motivator yang menganggap dirinya SUKSES, berbusa-busa membual, menceramahi, memberikan kata-kata (yang kadang terlalu susah buat otak saya, yang IQnya cuma 121-Cerdas lho-) bijak untuk membantu orang-orang yang menganggap dirinya “GAGAL”.  Motivator-motivator sekarang telah mengubah kata-kata yang digandrungi “saya pengen jadi sukses” berubah jadi “saya harus sukses”.  Padahal inti dari semuanya kesuksesan itu ujung-ujungnya “semangat, usaha, dan doa”
            Hmm... kalo bagi saya, SUKSES itu banyak banget maknanya. Sukses meraih cita-cita, sukses punya anak di masa muda, sukses punya istri dua, sukses jadi pengangguran. Semua orang pasti bisa SUKSES kok! Asalkan dia tau dia mau sukses seperti apa. Ya nggak? Nggak usah terpaku sama kata-kata motivator yang akhirnya ngebuat kamu memaksakan diri kamu, lakuin apa yang ngebuat kamu nyaman ngejalaninnya, Yang kamu harus ingat adalah hidup jadi kamu ini kan Cuma sekali (jangan sangkutin sama reinkarnasi yah?) bikin hidup kamu fun, selalu bersyukur atas semua karunia TUHAN, hiduplah dengan kebahagiaan bathin bukan dengan materi maka kamu akan SUKSES sebagai makhluk TUHAN (bukan yang paling seksi). J
            Coba kamu tanya saya kayak gini “ Trus kamu emangnya nggak pengen jadi sukses?”
            Saya akan jawab begini:
“Nggak, karena saya sudah sukses bikin kamu nanya gitu.” Yahaha... J
Salah, salah! Itu jawaban ngelantur. Saya nggak mau jadi orang sukses, saya maunya jadi orang beruntung, yang akan beruntung sukses jadi kaya, beruntung sukses jadi Diva, yah semuanya serba beruntung karena keberuntungan itu tidak pernah jelek.

           
           

ANTARA JADI EKOR GAJAH ATAU KEPALA KUCING

Dulu, Sarjana bisa dihitung pake jari. Sekarang, Sarjana bisa dihitung pake statistika. Jauh banget perbedaannya yah? Yaiyalah, Dulu ama sekarang kan emang harus berbeda!
            Jadi sarjana sekarang nggak jamin dapet kerjaan. Jadi sarjana sekarang nggak bisa membebaskan orang-orang dari belenggu pengangguran. Kalo yang gue perhatiin dari lingkungan sekitar gue, rata-rata semuanya pengen jadi pegawai. Apalagi jadi pegawai negeri, yang keliatannya kerjaannya santai, dapet jalan-jalan, bolos-bolos dapet duit, dapet uang pensiunan, dapet duit seumur hidup deh!
            Di lingkungan sekitar gue, rata-rata maunya pake seragam, kerja diperusahaan gede dan gajinya gede.  Semua jadi kelihatan miris, ketika gue ngeliat bule santai-santai, ngopi, dipijetin penuh duit dikantong hasil usahanya di sini. Orang luar seakan mudah sekali menaklukan daerah gue. Mereka bangun hotel, bangun restaurant, dan duduk sebagai bos! Sedangkan penduduknya jadi pegawai dan pelayannya. JUJUR, gue BT banget ngeliat fenomena kayak begini.
            Lalu, artis-artis di negeri ini juga begitu. Asalkan ada aja darah keturunan, pasti jadi artis deh. Bule-bule gampang banget cari duit di negeri ini.  Sedangkan masyarakat indonesia kalo di negeri orang paling-paling jadi babu. Parahnya lagi, udah jadi babu disiksa pula. Dan, pemerintah diem aja ngeliat warganya yang disiksa kayak mainan.
            Inikah nasib dari negeri jajahan? Masyarakatnya hanya mau jadi bawahan yang rendah hati, tidak sombong, dan rajin menabung. Masyarakat Indonesia kebanyakan Cuma mau jadi ekor gajah daripada jadi kepala kucing. Masyarakat Indonesia kebanyakan hanya mau jadi pegawai di perusahaan besar daripada menjadi pemilik dari perusahaan kecil.  So, bagaimana dengan kamu? Lebih pilih jadi ekor gajah atau kepala kucing?

ADIKSI SEKS

Sex addict atau adiksi (ketergantungan ) seks sejatinya hanya satu dari sekian jenis adiksi. Yang akrab ditelinga selama ini hanya adiksi zat psikotropika, adiksi minuman keras, adiksi rokok dan sebaginya. Namun percaya atau tidak, adiksi seks lebih susah disembuhkan karena akar penyebabnya mesti dicari dulu.
Kapan manusia mengenal adiksi seks? Entahlah, mungkin sejak adam dan hawa dan keturunannya menjadi penghuni bumi, seks lantas bermetarmofosis dari primitive manusia dalam beranak-pianak, menjadi kegiatan rekreatif, gaya hidup, “pekerjaan” , bahkan dianggap suatu pencapaian sehingga mesti di dokumentasikan atau dipideoin.
Makin modern sebuah masyarakat, main kompleks hubungan antara seks dan manusianya, saking kompleksnya hingga mumbuat orang tertentu, seks mendominasi isi kepala mereka, kemanapun mereka pergi.
Seks adiksi ternyata juga diidap orang-orang terkenal, tapi baru sedikit yang terekspos media, misalnya adalah Tiger woods (yupz, yang pemain golf itu), Michael Douglas (katanya), ariel peterpan? (nggak tau dah, tanya sendiri ama orangnya).
Adiksi seks mempunyai siklus yang mirip lingkaran setan, jika tak pandai mengendalikan diri, pengidap akan terkurung selamanya di dalam siklus. Siklus itu berawal dari pikiran “ everything starts in the mind” yak, semuanya berawal dari dalam pikiran. Pernahkah saat anda sembahyang malah terngiang-ngiang yang begituan? Tapi anda jangan merasa bersalah jika sekali-kali anda terjebak dalam pikiran kotor, itu hanya fantasi anda. Namanya juga berfantasi, anda hanya baru memikirkannya, anda belum melakukannya. Tapi setelah itu, anda harus memperkuat pengendalian diri. Jangan melanjutkan fantasi anda ke alam nyata, misal baca majalah porno, buka situs porno dll.
Karakter-karakter orang dengan adiksi seks adalah sering berselingkuh (berhubungan seks dengan banyak orang), eksibionis (gemar pamer), terlalu sering melakukan masturbasi, secara rutin ”bertelepon seks” , secara rutin membuka situs-situs porno. So, bagi kalian atau teman kalian yang punya kebiasaan seperti  itu berarti mengidap adiksi seks.
Adiksi seks terdiri adiksi seks biologis dan adiksi seks psikologis. Adiksi seks biologis, adiksi yang terjadi karena pengaruh hormon si pengidap. Karena permasalahannya lebih pada fisik maka pemecahannya harus dilakukan secara medis. Sedangkan adiksi seks psikologis adalah adiksi seks yang disebakan oleh faktor psikis. Misalnya karena trauma masa kecil, gangguan mood dan sebagainya.
Pada remaja dan anak muda, adiksi seks juga bisa disebabkan oleh lifestyle. Gaya hidup seseorang itu sangat berpengaruh dalam mengadiksi seseorang.
Banyak cara terapi dalam mengatasi adiksi seks, salah astunya, menjauhkan mereka dari hubungan seks itu sendiri. Awalnya, seperti orang yang adiksi zat psikotropika, ya bakal sakaw. Demi penyembuhan, masa sakaw itu harus dilewati. Mereka yang mengalami adiksi seks, menganggap hubungan seksual sebagai  satu-satunya jalan keluar yang ia tahu untuk menyelesaikan masalah apapun. Tak peduli masalah kecil atau berat pasti ujung-ujungnya ngeseks. Dengan kata lain, para pengidap adiksi seks menjadikan hubungan seks hanya sebagai pelarian masalah. Intinya, mereka perlu memahami, jika ada masalah, ya diselesaikan, jangan dengan mencari pelarian.